Butuh bantuan

Miris rasanya ternyata sodara sendiri kena musibah tumor di pipinya. Jadi katanya awal mulanya gusinya bengkak makin lama makin gede. Berobat ke sukabumi dicabutlah giginya. Bukannya nemu kesembuhan malahan gusinya makin membengkak.

Kondisi terakhir katanya ga ada makanan atau minuman yang bisa masuk lewat mulutnya karna buat membuka mulutnya Redi kesusahan.

image

Berikut beritanya dr pos kota ya temen2.

berita Redi.

SUKABUMI (Pos Kota) – Malang benar nasib yang dialami Redi Zaelani asal warga Kampung Sawah RT 05/05, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini. Betapa tidak, hampir setahun terakhir lelaki berusia 23 tahun ini harus hidup dengan penyakit tumor di pipi sebelah kiri. Ironisnya, dia kesulitan untuk mengobati penyakitnya tersebut akibat tersandung biaya karena berasal dari keluarga kurang mampu.Kini, anak kedua buah cinta pasangan Rukoyah dengan Aay Rifai ini hanya bisa pasrah dan menunggu uluran tangan dermawan. Soalnya, jangankan buat biaya berobat untuk menutupi kebutuhan sehari-harinya dia mengandalkan pemberian keluarga, kerabat hingga tetangganya. Tragisnya lagi, dia pun memiliki beban hidup membiayai istri dan seorang anaknya yang masih kecil.“Awalnya gusi saya sakit dan tidak curiga tumor. Lalu saya berobat ke rumah sakit di Pelabuhan Ratu. Tapi masih tetap sakit,” keluh Redi saat didampingi Ketua DPC Banteng Muda Indonesia(BMI) Kabupaten Sukabumi, Firman Hidayat NB, Sabtu (5/1).Karena penasaran, keluarganya akhirnya memutuskan membawa Redi berobat ke beberapa rumah sakit lainnya mulai RSUD Sekarwangi, RSUD R Syamsudin. Bahkan, atas rujukan dokter dia akhirnya sempat dibawa ke RS Hasan Sadikin. Namun karena terganjal biaya karena tidak memiliki program pelayanan kesehatan baik Jamkesmas maupun Jamkesda, Redi memilih diam di rumahnya.“Saya mau gimana lagi. Mau berobat ga punya uang, ya, hanya bisa tidur saja di rumah,” harapnya.Ketua DPC BMI Kabupaten Sukabumi, Firman Hidayat mengharapkan adanya kepedulian dari pemerintah terhadap Redi dengan membawanya berobat. BMI, kata Firman, berencana akan menyampaikan soal adanya warga penderita tumor yang membutuhkan biaya. “Ini bukti bahwa program kesehatan belum menyentuh semua warga, terutama dari lapisan bawah. Semoga ke depannya tidak ada lagi warga yang kesulitan untuk berobat apalagi dengan alasan biaya,” tegasnya. (sule)Teks foto:Penderita tumor, Redi Zaelani (kanan) membutuhkan bantuan biaya berobat.

Bila ada temen2 yang mau menyisihkan sebagian rejekinya untuk Redi bisa ke rekening BCA atas nama Ade Nurlela 0381162345. Buat yang mau tanya2 bisa ke 081213450450.

Semoga kebaikan temen2 semua dapat bermanfaat buat Redi berapapun jumlahnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s