Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

Senin sore badan kakang tiba2 anget, gw cek masih 37′. Malemnya pas dia tidur ko tiba2 batuk dan kering banget, grok2 gt.
Yang gw inget uwanya eca disekolah batuk2 dan bersin2 tanpa pake masker, sementara anak2 lari2an disekitaran situ*tepok jidat*.
Dan kayanya kakang lagi ga fit, jadi sasaran tepat deh tuh virus mampir ke kakang.

Selasa pagi mulai tuh badannya makin panas, tapi makan masih mau dan minum banyak lebih dari biasanya. Ternyata pas gw cek badannya 38,5′. Tapi masih aktif dan ga lemes. Rabu, dia masih gw bawa sekolah, pulang sekolah makin panas, pas disekolah panasnya ga berapa. Gw kasih obat penurun panas, dan panas nya ilang. Sejam kemudian panasnya muncul lagi.

Gw sms Dsanya kakang, ternyata dia lagi cuti sampe hari minggu. Duh males deh ke dokter lain, udah ngerasa cocok atau males adaptasi lagi  sama dr. Dewi Amira ini praktek juga di Citra Insani rumkit deket sama tempat gw tinggal tapi hanya selasa aja. Karna long wiken dokter dihermina pun cuma beberapa yang praktek.

Sempet googling juga tentang ISPA.
Berikut gw copas ya

ISPA adalah infeksi saluran pernapasan yangberlangsung sampai 14 hari. Yang dimaksud dengan saluran pernapasanadalah organ mulai dari hidung sampai gelembung paru, beserta organ-organdisekitarnya seperti : sinus, ruang telinga tengah dan selaput paru(Setiowulan, 2001).Sebagian besar dari infeksi saluran pernapasan hanya bersifatringan seperti batuk pilek dan tidak memerlukan pengobatan dengan antibiotik. Etiologi dari sebagian besar penyakit jalan napas bagian atas iniialah virus dan tidak dibutuhkan terapi antibiotik.
Faringitis oleh kuman Streptococcus jarang ditemukan pada balita. Bila ditemukan harus diobatidengan antibiotik penisilin, semua radang telinga akut harus mendapatantibiotik (Depkes RI, 2007).
Infeksi saluran pernapasan bagian atas terutama yang disebabkan oleh virus, sering terjadi pada semuagolongan masyarakat pada bulan-bulan musim dingin (Pusdiknakes, 1990).Risiko terutamaterjadi pada anak-anak karena meningkatnya kemungkinan infeksi silang,beban immunologisnya terlalu besar karena dipakai untuk penyakit parasitdan cacing, serta tidak tersedianya atau berlebihannya pemakaian antibiotik.(Setiowulan, 2001).
Penularan ISPA
ISPA dapat ditularkan melalui air ludah, darah, bersin, udarapernapasan yang mengandung kuman yang terhirup oleh orang sehatkesaluran pernapasannya. Tanda dan GejalaSebagian besar oang dengan infeksi saluran nafas bagian atasmemberikan gejala yang sangat penting yaitu batuk. Infeksi saluran nafasbagian bawah memberikan beberapa tanda lainnya seperti nafas yang cepatdan retraksi dada. Selain batuk gejala ISPA juga dapat dikenali yaitu flu,demam dan suhu tubuh meningkat lebih dari 38,5 0 Celcius dan disertaisesak nafas (PD PERSI, 2002).Menurut derajat keparahannya, ISPAdapat dibagi menjadi tiga golongan yaitu (Suyudi, 2002):
1).Gejala ISPA ringan
Seorang dinyatakan menderita ISPA ringan jika ditemukan gejala sebagai berikut :
a. Batuk.
b.Serak, yaitu bersuara parau pada waktu mengeluarkan suara(misalnya pada waktu berbicara atau menangis).
c.Pilek yaitu mengeluarkan lendir atau ingus dari hidung.
d.Panas atau demam, suhu badan lebih dari 370C. Jika menderita ISPA ringan maka perawatan cukup dilakukan di rumah tidakperlu dibawa ke dokter atau Puskesmas. Di rumah dapat diberi obat penurun panas yang dijual bebas di toko-toko atau Apotik tetapi jika dalam dua hari gejala belum hilang, harus segera di bawa ke dokter atau Puskesmas terdekat.
2). Gejala ISPA sedang
Seorang dinyatakan menderita ISPA sedang jika di jumpai gejala ISPAringan dengan disertai gejala sebagai berikut :
a.Pernapasan lebih dari 50 kali /menit pada anak umur kurangdari satu tahun atau lebih dari 40 kali/menit pada anak satu tahun ataulebih.
b.Suhu lebih dari 390C.
c.Tenggorokan berwarna merah.
d.Timbul bercak-bercak pada kulit menyerupai bercak campak
e.Telinga sakit atau mengeluarkan nanah dari lubang telinga.
f.Pernafasan berbunyi seperti mendengkur.
g.Pernafasan berbunyi seperti mencuit-cuit.
3. Gejala ISPA berat
Seorang dinyatakan menderita ISPA berat jika ada gejala ISPA ringanatau sedang disertai satu atau lebih gejala sebagai berikut:
a.Bibir atau kulit membirua. Lubang hidung kembang kempis pada waktu bernapas
b. Tidak sadar atau kesadarannya menurun
c.Pernafasan berbunyi mengorok dan tampak gelisah
d.Pernafasan menciut
e.Sela iga tertarik ke dalam pada waktu bernapas
f.Nadi cepat lebih dari 60 x/menit atau tidak terabag. Tenggorokan berwarna merahPasien ISPA berat harus dirawat di rumah sakit atau puskesmas karenaperlu mendapat perawatan dengan peralatan khusus seperti oksigen dan infus.

Pencegahan ISPA

Keadaan gizi dan keadaan lingkungan merupakan hal yang penting bagipencegahan ISPA.
Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencegah ISPA adalah:

1.Mengusahakan agar anak mempunyai gizi yang baik
a.Bayi harus disusui sampai usia dua tahun karena ASI adalah makananyang paling baik untuk bayi
b.Beri bayi makanan padat sesuai dengan umurnya
c.Pada bayi dan anak, makanan harus mengandung gizi cukup yaitumengandung cukup protein (zat putih telur), karbohidrat, lemak,vitamin dan mineral
d.Makanan yang bergizi tidak berarti makanan yang mahal. Proteinmisalnya dapat di peroleh dari tempe dan tahu, karbohidrat dari nasiatau jagung, lemak dari kelapa atau minyak sedangkan vitamin danmineral dari sayuran,dan buah-buahan
e.Bayi dan balita hendaknya secara teratur ditimbang untuk mengetahuiapakah beratnya sesuai dengan umurnya dan perlu diperiksa apakahada penyakit yang menghambat pertumbuhan (Dinkes DKI, 2005).

2.Mengusahakan kekebalan anak dengan imunisasiAgar anak memperoleh kekebalan dalam tubuhnya anak perlumendapatkan imunisasi yaitu DPT (Depkes RI, 2002). Imunisasi DPT salahsatunya dimaksudkan untuk mencegah penyakit Pertusis yang salah satugejalanya adalah infeksi saluran nafas (Gloria Cyber Ministries, 2001).

3.Menjaga kebersihan perorangan dan lingkunganPerilaku hidup bersih dan sehat merupakan modal utama bagipencegahan penyakit ISPA, sebaliknya perilaku yang tidak mencerminkanhidup sehat akan menimbulkan berbagai penyakit. Perilaku ini dapatdilakukan melalui upaya memperhatikan rumah sehat, desa sehat danlingkungan sehat (Suyudi, 2002).

4.Menghindari faktor pemungkin yaitu menjaga kondisi udara dalam rumahtetap sehat melalui kebiasaan tidak merokok di dalam rumah

5.Pengobatan segeraApabila sudah positif terserang ISPA, sebaiknya tidak memberikanmakanan yang dapat merangsang rasa sakit pada tenggorokan, misalnyaminuman dingin, makanan yang mengandung vetsin atau rasa gurih,bahan pewarna, pengawet dan makanan yang terlalu manis. Orang yangterserang ISPA, harus segera dibawa ke dokter (PD PERSI, 2002)

sumber dari sini

Sekarang sisa batuk sama pilek aja meler. Sabtu-minggu bener2 nguji kesabaran banget, ga mau makan apa2 dan maunya gelendotan.
Mulai mau makan lagi baru hari selasa.

Sehat terus ya kang. Dan sekarang badan gw yang gremeng2, hahahhaa. Seperti biasa, sehabis ngurus yang sakit biasanya ikutan tumbeng, semangaaaat, ga ada waktu buat sakit. Amiiiin.

One thought on “Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

  1. Pingback: Infeksi Saluran Pernafasan Akut | School Time's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s